PANGKALPINANG LBC – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Sri Gusjaya, menerima audiensi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Bangka Belitung di ruang kerjanya, Senin (9/2/2026).
Didit mengungkapkan, audiensi tersebut guna memastikan kesiapan pasokan listrik serta memetakan potensi kendala menjelang Bulan Suci Ramadan, Imlek, dan Idulfitri 2026.
Hadir dalam pertemuan tersebut Senior Manager Perencanaan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Ery J Pratama, serta Manager Bidang Distribusi, M Taufik.
Pertemuan ini fokus membahas strategi PLN dalam menjaga stabilitas daya di Pulau Bangka dan Belitung, agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman tanpa gangguan pemadaman.
Usai audiensi, Didit Srigusjaya menyampaikan apresiasinya atas komitmen PLN dalam menjaga keandalan listrik di wilayah tersebut.
“Terima kasih kepada teman-teman PLN yang telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal menghadapi Ramadan, Imlek, dan Idulfitri. Insyaa Allah, mudah-mudahan tidak terjadi pemadaman,” ungkapnya.
Didit memaparkan secara rinci mengenai ketersediaan cadangan daya listrik di Bangka Belitung saat ini.
Ia menjelaskan, di Pulau Belitung telah disiapkan cadangan sebesar 12 megawatt (MW), sementara untuk Pulau Bangka tersedia sekitar 25 MW.
Secara akumulatif, total cadangan daya mencapai kurang lebih 37 MW, yang jika dikonversikan setara dengan kebutuhan ratusan ribu pelanggan.
Terkait kendala teknis, Didit Menambahkan, bahwa permasalahan pada penyambung kabel bawah laut telah berhasil diatasi.
Namun, ia menekankan pentingnya pengaturan jadwal pemeliharaan rutin agar tidak berbenturan dengan waktu ibadah masyarakat.
Didit menjelaskan, DPRD telah meminta PLN untuk menuntaskan seluruh agenda pemeliharaan yang membutuhkan pemadaman berdurasi tiga jam sebelum memasuki bulan Ramadan.
Hal ini telah disepakati bersama agar seluruh operasional berjalan lancar tepat waktu.
Didit juga menegaskan, audiensi ini dilakukan sebagai bentuk langkah proaktif legislatif dalam merespons kekhawatiran masyarakat sebelum masalah muncul.
”Hari ini sudah terjawab, bahwa komitmen PLN dalam menjaga kelistrikan di Bangka Belitung, baik sistem interkoneksi maupun sistem mandiri, akan berjalan normal seperti biasa,” katanya.











