Duet Penyelundupan Timah Bos Bulin Sungailiat dan Irawan Belitung Telah Berlangsung Lama

BELITUNG LBC – Praktik penyelundupan timah yang dilakukan Bulin seorang cukong asal Sungailiat, Kabupaten Bangka, telah berlangsung lama.

 

Untuk memuluskan praktik penyelundupan tersebut, Bulin berkolaborasi dengan kaki tangannya Irawan.

 

Irawan merupakan warga Desa Tanjung Rusa, Membalong, Kabupaten Belitung. Menurut sumber redaksi, Irawan telah cukup lama menggeluti bisnis timah ilegal. Gudang timah Irawan pun di bangun persis di sebelah rumah pribadinya di Desa Tanjung Rusa.

 

“Setahu kami sudah cukup lama. Kalau gudang yang digerbek satgas kemarin posisinya persis disebelah rumah Irawan,” kata sumber redaksi harian ini, Sabtu (24/10/2025) kemarin.

 

Modus operandi praktik penyelundupan yang Bulin dan Irawan lakukan juga terbilang sistematis. Di mana biji-biji timah selundupan itu di kemas dalam tiga lapis plastik dan karung. Saat ini, barang bukti tersebut telah dititipkan di gudang GBT, Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

 

“Total ada 32 ton. Sekarang barang disimpan di gudang GBT Kabupaten Belitung Timur,” ujar seorang narasumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya mengutip Belitong Ekspres, Senin (20/10/2025).

 

Menurut sumber tersebut, timah yang disita berstatus ilegal atau hasil transaksi Cash On Delivery (COD). Barang seharusnya dilaporkan terlebih dahulu ke kejaksaan sebelum diserahkan ke PT Timah Tbk.

 

Ia menambahkan, puluhan ton timah ilegal itu diduga milik BL, cukong asal Sungailiat, Kabupaten Bangka, yang bekerja sama dengan pria berinisial Dr.

 

“Barang milik bos BL (Bulin, red) Kabupaten Bangka, seharusnya dilaporkan dulu ke kejaksaan baru dibawa ke PT Timah. Ini malah langsung ke gudang GBT di Beltim,” ungkapnya.

 

#Santer Disebut Timses Bupati Belitung

 

Nama Irawan juga santer disebut-sebut sebagai salah satu Tim Sukses (Timses) Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat.

 

Tak hanya di kalangan masyarakat, desas-desus Irawan sebagai timses Bupati juga ramai di sejumlah platform media.

 

Namun, sayangnya Bupati Belitung Djoni Alamsyah belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi soal keterkaitan Irawan dengan dirinya. Dirinya memilih bungkam. Seraya dengan Irawan yang juga memilih bungkam saat dikonfirmasi wartawan.

 

#Kades Tahu Ada Penggerak

 

Kepala Desa Tanjung Rusa, Zuhaidi tidak berada di lokasi saat Satgas Halilintar menggerebek gudang timah Irawan.

 

Kendati demikian kata Zuhaidi, dirinya membenarkan adanya penggerbekan gudang milik Irawan tersebut.

 

“Tidak ada yang menghubungi saya waktu penggerbekan, cuma kalau penggerbekan itu benar adanya,” kata Zuhaidi dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

 

#Minta APH Proses Pemilik dan Pemodal

 

Terpisah, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Belitung, Ivan Haidari, mengaku miris mendengar kabar bahwa puluhan ton timah ilegal tersebut diduga akan diselundupkan ke luar negeri.

 

Menurutnya, kekayaan alam di Bumi Belitung terus digerus dan dicuri oleh para cukong timah ilegal, sementara daerah tidak mendapatkan manfaat ekonomi sedikitpun.

 

“Kekayaan kita (timah) terus dicuri oleh para cukong untuk dibawa ke luar negeri. Sedangkan daerah tidak dapat apa-apa. Sudah berapa banyak kerugian yang kita alami,” ujarnya, Senin (20/10/2025).

 

Ivan juga menegaskan, Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan komitmen untuk menindak segala bentuk aktivitas tambang ilegal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

 

“Saya minta aparat penegak hukum memproses dan mengungkap siapa pemilik, pemodal, maupun pihak-pihak yang terlibat dalam penyelundupan puluhan ton timah ilegal tersebut,” pungkasnya. (JMSI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *