H.Mahjub Gelar Reses di Desa Karya Makmur Dusun Air Pengabis

PEMALI LBC – Anggota DPRD Kabupaten Bangka H.Mahjub dari fraksi Nasdem melakukan reses di Desa Karya Makmur Dusun Air Pengabis ,Sabtu (23/8/25).

Dalam sambutannya H.Mahjub menyampaikan terima kasih kepada ibu ibu sudah datang hadir ke acara ini mudah-mudahan Langkah kaki dan dan kaki bapak-bapak ibu-ibu mamak-mamak mudah-mudahan mendapat ganjaran dari Allah subhanahu wa ta’ala.

‎Lanjutnya, yang saya hormati Pak Kades, pak kardus Pak RT dan para undangan yang berbahagia namun tidak saya sebut satu persatu karena banyak tidak selesai nantinya sudah siang jadi hari ini hari anggota DPRD kabupaten Bangka yaitu Pak H. masjid dan Median, namun Median tidak bisa hadir Beliau sampaikan permohonan maaf  karena ada tugas ke Jakarta.

‎Reses ini wajib diakukan oleh anggota DPRD kabupaten Bangka dapil masing-masing, kebetulan hari ini saya  menyapa ibu-ibu yang selama ini sudah hampir 1 tahun kita tidak ketemu.

Dalam reses ini kami akan mendengar keluhan dan aspirasi masyarakat di dusun air pengabis, akan kami sampaikan ke rapat.

“Ingat tanggi 27 nanti jangan golput, karena tanpa bupati definitif kita tidak bisa membangun,” kata H.Mahjub.

Hari ini kita bertatap muka kembali sudah setahun tidak bertemu, saya mohon maaf kalau ada kekurangan dan kesalahan saya.

<span;>‎Kalau ada bpjs bpi yang menunggak tolong di laporkan dan kalau tidak digunakan selama tiga bulan akan otomatis non aktif.

‎”Kalau ada anaknya yang pintar kita bisa bantu apalagi orang tuanya tidak mampu akan kami bantu melalui Dinas sosial, akan kami kawal,” jelasnya.

Usulan dan keluhan dari warga, Pak Randi menyampaikan keluhan bahwa lampu jalan sering mati, masalah Siring mampet lantai nya sudah rusak, pak Randi juga menyampaikan bahwa UMKM tidak mampu menyewa tenda kalau ada acara bazar kami yang di pinggir jalan tidak mampu kalau harus bayar tenda.

‎” Kami penjual yang di pinggir jalan tidak mampu kalau harus sewa tenda di bazar dan apabila ada bazar penghasilan kami sangat menurun,” ungkap pak Randi.

Pak Runggut salah satu warga juga bertanya masalah masyarakat yang berkebun di kawasan hutan.

‎”Kalau masalah lampu jalan yang sering mati, tolong di infokan ke RT nya atau di foto dan kirim ke saya dan  kalau untuk saluran yang buntu tidak ada laporan ke saya atau ajukan proposal,” kata H.Mahjub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *