PANGKALPINANG LBC – Calon Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menegaskan seorang pemimpin harus hadir untuk rakyat, bukan menjauh setelah terpilih. Hal itu ia sampaikan dalam kampanye dialogis bersama warga Jalan A. Yani, Kelurahan Kejaksaan, Kamis (30/7/2025).
”Kalau sudah terpilih, jangan jadi sombong. Jangan lupa dari mana kita berasal. Saya selalu ingatkan diri saya sendiri, jadi pemimpin itu penuh godaan, dan kalau tergoda, kita bisa jauh dari rakyat. Saya tidak ingin seperti itu,” ujar Prof Udin di hadapan warga.
Ia menekankan, jabatan Wali Kota bukanlah ruang untuk memperkaya diri, melainkan tanggung jawab moral, dan amanah besar yang harus digunakan untuk menyejahterakan masyarakat.
”Tanggung jawab jadi Wali Kota itu bukan untuk kepentingan pribadi. Saya datang ke sini bukan untuk janji-janji kosong. Kalau saya dipercaya, saya akan jalankan ini semua untuk rakyat Pangkalpinang,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar program, melainkan soal kehadiran di tengah masyarakat.
”Kalau saya jadi Wali Kota, jangan segan-segan tegur saya kalau ada yang keliru. Jangan sungkan datang ke rumah dinas. Saya ingin memimpin dengan cara yang sederhana, terbuka, dan selalu mendengar,” tegasnya.