Dugaan Penyimpangan BBM Bersubsidi di SPBU Merawang

MERAWANG LBC – Adanya dugaan Penyimpangan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 25.33.127 di Desa Baturusa Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka makin menyeruak.

Antrian di SPBU tersebut di dominasi oleh kendaraan roda empat yang diduga telah di modifikasi, selain berpotensi adanya penyelewengan manipulasi barcode pun ikut terkuak, Rabu (03/06/2026)

Menurut salah satu pengerit yang berhasil dibincangi mengatakan jika dirinya mendapatkan jatah BBM di SPBU tersebut hingga 40 liter perharinya tanpa menggunakan barcode yang telah di tetapkan oleh Pertamina.

“Kalau sekarang sedikit paling 30 sampai 40 liter seharinya”, kata pengerit yang enggan menyebut namanya kepada wartawan (03/06/2026)

Silain itu dirinya (red-pengerit) juga mengaku jika BBM nya di distribusikan atau di jual ke tambang-tambang ilegal.

“Saya tidak nampung dari sini (red-SPBU) langsung saya jual ke tambang ilegal”, tandasnya

Hingga berita ini di tayangkan media ini masih berupaya mengkonfirmasi pihak SPBU 25.33.217 Baturusa serta pihak terkait lainnya. (Tim)