Pemkot Pangkalpinang Melakukan Rakor Persiapan Gelar Festival Pasir Padi ke – 7

PANGKALPINANG LBC – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Pasir Padi VII yang akan digelar pada 19–21 Juni 2026 mendatang. Berbagai aspek teknis dan nonteknis dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), instansi terkait, aparat keamanan, pelaku pariwisata, serta pihak pendukung lainnya.

Rapat koordinasi yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang itu dipimpin oleh Plt Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Budiyanto, sebagai langkah memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan mampu memberikan dampak ekonomi yang maksimal bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Budiyanto menegaskan bahwa Festival Pasir Padi bukan sekadar agenda hiburan tahunan, melainkan salah satu instrumen strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, kehadiran ribuan wisatawan selama pelaksanaan festival akan memberikan efek berantai terhadap berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Kami berharap dari festival ini wisatawan yang datang ke Pangkalpinang semakin ramai. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, tentu tingkat hunian hotel juga akan bertambah dan aktivitas ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujar Budiyanto usai memimpin rapat koordinasi.

Ia menjelaskan, seluruh pihak yang terlibat diminta untuk memperkuat sinergi agar pelaksanaan festival dapat berlangsung sukses dan memberikan kesan positif bagi para pengunjung.

Menurutnya, sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah yang perlu terus didorong melalui berbagai event berkualitas yang mampu menarik wisatawan dari luar daerah.

“Tujuan akhirnya tentu untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Ketika wisatawan datang, hotel terisi, restoran ramai, UMKM bergerak, maka dampaknya akan kembali kepada pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Budiyanto juga menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana pendukung, termasuk kebersihan kawasan wisata, pengaturan lalu lintas, keamanan, hingga pelayanan kepada pengunjung selama festival berlangsung.

Ia berharap Festival Pasir Padi VII dapat menjadi momentum memperkuat citra Kota Pangkalpinang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selain menjadi sarana promosi wisata, festival ini juga diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan melalui koordinasi lintas sektor, Pemerintah Kota Pangkalpinang optimistis Festival Pasir Padi VII akan berlangsung meriah, menarik ribuan wisatawan, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan daerah.