PANGKALPINANG, LBC — Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang menggelar Gerakan Ibu Hamil Sehat sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dan arahan langsung dari Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin.
Dalam sambutannya, Prof. Saparudin menegaskan program ini menjadi momentum penting untuk menyebarluaskan informasi, memberikan motivasi, serta membagikan vitamin kepada ibu hamil guna memastikan kesehatan ibu dan anak tetap terjaga.
Menurutnya, kesehatan ibu hamil harus dijaga secara menyeluruh yang mencakup tiga aspek utama.
Pertama, kesehatan jasmani. Ibu hamil perlu mengonsumsi makanan bernutrisi seperti vitamin, protein, karbohidrat, serta makanan bergizi seimbang lainnya.
Kedua, kesehatan rohani. Ibu hamil harus menjaga hati dan mental agar tetap baik. Hal ini penting karena bayi dalam kandungan yang telah menginjak usia sekitar 4 bulan sudah memiliki organ tubuh lengkap, indra pendengaran, penglihatan, hingga kemampuan merasakan.
“Segala hal yang dimakan, diminum, serta perilaku dan kebiasaan positif yang dilakukan ibu, seperti rajin mengaji, beribadah, membaca buku, akan membentuk bibit awal serta memengaruhi perilaku anak kelak,” ujar Prof. Saparudin.
Ketiga, kesehatan lingkungan. Kebersihan lingkungan dan udara di sekitar rumah harus dijaga dengan baik. Lingkungan yang kotor dan udara yang tidak sehat dapat berdampak buruk bagi ibu hamil.
Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Kesehatan menegaskan penjagaan menyeluruh ini sangat krusial untuk mencegah anak lahir dalam kondisi stunting, mengingat masih adanya kasus stunting pada anak-anak di wilayah Pangkalpinang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para ibu hamil dapat melahirkan anak-anak yang sehat secara lahir maupun batin.












