PANGKALPINANG LBC – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Pinang Kota Pangkalpinang bergerak cepat menangani kebocoran pipa utama berdiameter 400 milimeter yang terjadi di Jalan Pahlawan 12, Kelurahan Keramat, Kecamatan Rangkui, pada Rabu (25/3/2026).
Insiden tersebut sempat menyebabkan terganggunya distribusi air bersih di sejumlah wilayah, meliputi Kecamatan Gerunggang, Taman Sari, Pangkal Balam, dan Gabek. Akibatnya, pelanggan di kawasan terdampak mengalami penghentian aliran air sementara.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim teknis Perumdam langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan perbaikan secara intensif. Proses pengerjaan dilakukan tanpa henti selama 24 jam guna mempercepat pemulihan layanan.
Pelaksana Tugas Direktur Perumdam Tirta Pinang, M. Agus Salim, menyampaikan bahwa kebocoran pipa telah berhasil diatasi lebih cepat dari perkiraan awal.
“Kebocoran sudah tertangani. Tim bekerja sejak malam dan siang harinya perbaikan selesai. Saat ini air sudah mulai mengalir kembali,” ungkapnya.
Sebelumnya, perbaikan diperkirakan memerlukan waktu hingga dua hari. Namun, berkat kerja maksimal petugas di lapangan, proses tersebut dapat diselesaikan lebih cepat. Sejak Kamis (26/3/2026), distribusi air mulai kembali dilakukan secara bertahap ke pelanggan.
Perumdam Tirta Pinang memastikan akan terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam merespons gangguan teknis secara cepat dan efektif. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kontinuitas pasokan air bersih bagi warga Kota Pangkalpinang.
Upaya sigap tersebut sekaligus mencerminkan profesionalisme jajaran Perumdam dalam menghadapi situasi darurat, dengan mengedepankan kecepatan, ketepatan, dan kualitas layanan kepada pelanggan.











