PANGKALPINANG LBC – Wali Kota Pangkalpineng yang diwakili oleh asisten I Perekonomian dan Pembangunan Pak Juhaini menghadiri acara rilis berita resmi perkembangan harga dan inflasi daerah yang diselenggarakan oleh BPS Kota Pangkalpinang, Selasa ( 2/6/26).
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada BPS atas penyajian data yang rutin dan akurat. “Data BPS menjadi dasar penting bagi Pemerintah Kota dalam mengambil kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Berdasarkan pemaparan BPS Kota Pangkalpinang, perkembangan inflasi daerah menunjukkan tren yang terkendali:
– Inflasi tahunan Kota Pangkalpinang: 1,99% — terendah se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
– Inflasi tertinggi se-Babel: Belitung Timur 3%
Penyumbang inflasi utama bulan ini berasal dari kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, dengan andil 1,99%. Komoditas yang paling mendorong inflasi yaitu cumi-cumi dan emas perhiasan, sementara kelompok Transportasi juga memberikan tekanan.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan komitmen menjalankan strategi 4K untuk menjaga stabilitas harga:
1. Keterjangkauan Harga
2. Ketersediaan Stok
3. Kelancaran Distribusi
4. Komunikasi Efektif
Strategi ini akan terus dikawal melalui rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) secara berkala, serta menjadi bagian dari peta jalan pengendalian inflasi Kota Pangkalpinang 2024–2027.
BPS kota Pangkalpinang mencatat inflasi Kota Pangkal Pinang pada Mei 2026 sebesar 0,33% month-to-month. Secara tahunan, inflasi year-on-year mencapai 1,99% dengan Indeks Harga Konsumen di level 108,00.
Angka ini naik dibanding April 2026 yang hanya 0,79% y-on-y. Namun masih jauh di bawah Januari 2026 yang sempat tembus 3,69%.
BPS menyebut kelompok Makanan, Minuman & Tembakau jadi penyumbang inflasi terbesar secara tahunan, yakni 1,03%. Disusul Transportasi 0,58% dan Perawatan Pribadi & Jasa Lainnya 0,21%.
Sebaliknya, kelompok Pendidikan, Olahraga & Budaya mengalami deflasi 0,47% sehingga menahan laju inflasi.
Secara kumulatif Januari-Mei 2026, inflasi Pangkal Pinang tercatat 0,44% year-to-date.
Dengan inflasi 1,99%, Pangkal Pinang berada di posisi ini dalam daftar inflasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.












