BANGKA BELITUNG LBC — DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membuka ruang dialog terbuka dengan menerima orasi mahasiswa dari Keluarga Mahasiswa Universitas Bangka Belitung, Rabu, 6 Mei 2026.
Gubernur Hidayat Arsani bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Babel hadir langsung di Gedung DPRD untuk menyambut aspirasi generasi muda. Suasana pertemuan berlangsung hangat, kritis, namun tetap dialogis.
Dalam orasi tersebut, mahasiswa menyoroti dua isu utama: ketenagakerjaan dan pendidikan. Beberapa poin yang disampaikan meliputi pengawasan upah, perlindungan pekerja informal, kesejahteraan guru, transparansi anggaran, hingga arah pembangunan ekonomi daerah.
Menanggapi hal itu, DPRD Babel menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mendengar, tetapi juga memahami dan menindaklanjuti setiap masukan. Kehadiran pimpinan dan anggota dewan dinilai menjadi bukti bahwa suara mahasiswa diposisikan sebagai bagian penting dalam proses pembangunan daerah.
“Suara mahasiswa bukan sekadar didengar. Aspirasi ini akan kami perjuangkan menjadi kebijakan yang berpihak pada masyarakat,” tegas ketua DPRD Babel dalam pertemuan tersebut.
Dialog ini digelar dalam momentum peringatan Hari Buruh 2026 dan Hardiknas 2026, yang menjadi penguat semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan generasi muda.
Poin utama yang dibahas
– Ketenagakerjaan: Pengawasan upah dan perlindungan pekerja informal
– Pendidikan: Kesejahteraan guru dan transparansi anggaran
– Komitmen DPRD: Menindaklanjuti aspirasi menjadi kebijakan daerah.











