Walikota Saparudin Luncurkan Aplikasi “Stimulus” dan Apresiasi Festival Budaya Nusantara di SMPN 10 Pangkalpinang

PANGKALPINANG LBC — Walikota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Pengumuman Kelulusan “Stimulus” untuk jenjang SD-SMP Tahun Ajaran 2025/2026 sekaligus membuka Festival Budaya Nusantara di SMP Negeri 10 Pangkalpinang, Senin pagi ( 2/6/26).

 

Dalam sambutannya, Saparudin menekankan pentingnya menumbuhkan kreativitas dan inovasi sejak dini. Ia mengapresiasi konsep festival yang mewajibkan setiap kelas di SMPN 10 “memegang” satu budaya Nusantara.

 

“Inovasi kreativitas sangat penting. Anak-anak kita hari ini harus diajarkan berpikir, bertindak, berkreasi, berinovasi. Jangan kita bebankan mereka dengan kata-kata ‘tidak bisa, nggak usah’. Kurangi mengatakan kata-kata tidak kepada anak-anak kita. Yakinkan mereka, berikan semangat supaya mereka bisa menemukan jati diri,” tegasnya di hadapan kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa.

 

Walikota juga mendorong sekolah memperbanyak kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Menurutnya, kegiatan yang lahir dari inspirasi kepala sekolah, guru, hingga siswa akan menjadi bekal agar anak-anak Pangkalpinang tumbuh berprestasi dan memiliki jati diri.

 

Saparudin menyebut peluncuran aplikasi “Stimulus” oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang sebagai langkah awal digitalisasi layanan pendidikan. Melalui aplikasi smart TV ini, siswa dan orang tua bisa langsung melihat hasil ujian secara online tanpa harus datang ke sekolah.

 

“Ini merupakan permulaan. Kita tunggu tahun-tahun yang akan datang akan ada aplikasi-aplikasi berikutnya sehingga masyarakat lebih mudah mengakses informasi dari Pemerintah Kota Pangkalpinang,” ujarnya.

 

Ia berharap dengan sistem baru ini semua siswa bisa sukses dan melanjutkan ke jenjang lebih tinggi, baik SMA, SMK, Madrasah Aliyah, maupun pondok pesantren.

 

*Puji Kebersihan dan Gotong Royong SMPN 10*

Kedatangan Saparudin diakhiri dengan pujian untuk kondisi SMPN 10. Ia menyebut sekolah itu “sangat nyaman, bersih, sangat rapi”.

 

“Saya kasih apresiasi Pak buat sekolah ini. Luar biasa,” katanya. Ia juga memuji budaya gotong royong tiap Jumat dan rutinitas 10 menit pungut sampah setiap pagi.

 

“Anak-anak kita dapat belajar dengan lingkungan yang bersih yang nyaman sehingga anak-anak kita bisa berpikir dengan lebih cerdas, berpikir dengan lebih pintar,” tambahnya.

 

Walikota bahkan menyebut nilai ujian nasional SMPN 10 sudah bagus, seperti Matematika 9 dan Bahasa Indonesia 9. Ia pun menitip pesan agar warga sekitar menyekolahkan anaknya di SMPN 10 Pangkalpinang karena sekolahnya “sangat asri”.