PANGKALPINANG — Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy, mengapresiasi aksi gotong royong warga dalam membersihkan lingkungan. Kegiatan tersebut muncul dari kesadaran warga sendiri, bukan instruksi camat, dengan tujuan utama mengantisipasi banjir.
“ Warga disini sadar akan kebersihan dan tanpa di intruksi, katanya tidak. Kami sadar karena takut banjir. Alhamdulillah,” ujar Dessy.
Ia berharap semangat gotong royong seperti ini tidak hanya terjadi di satu titik, tetapi menyebar ke seluruh wilayah Pangkalpinang. Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya kesadaran dan kemauan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
“Selama ini kan kita tidak bisa sendiri, pemerintah ya. Tetap harus ada kesadaran dan kemauan dari masyarakat untuk membersihkan lingkungannya masing-masing,” tegasnya.
Dukung program Indonesia Asri dan Pangkalpinang Bersih
Dessy menyebut program kebersihan ini sejalan dengan program pemerintah pusat “Indonesia Asri” dari Presiden dan program “Pangkalpinang Bersih” yang dicanangkan Wali Kota. Ia berharap program ini bisa terus “booming” dan dijalankan secara berkelanjutan oleh warga.
“Yang saya rasakan juga ya masyarakat yang di depan itu harapannya kan program ini booming terus dijalani. Karena memang program dari pemerintah, Presiden kan Indonesia Asri dan juga dari Pangkalpinang Pak Wali Kota juga mencanangkan Pangkalpinang bersih,” jelasnya.
Imbau warga waspada banjir
Dengan musim hujan, Dessy mengingatkan seluruh warga Pangkalpinang untuk selalu waspada terhadap risiko banjir. Ia mendorong bukan hanya perangkat kelurahan, kecamatan, dan pemerintah kota yang bergerak, tetapi warga sendiri yang benar-benar sadar menjaga lingkungan.
“Kita juga harus selalu waspada banjir. Diharapkan juga semua warga masyarakat Pangkalpinang tidak hanya dari perangkat-perangkat kelurahan, kecamatan ataupun dari pemerintah kota, tapi warganya yang benar-benar sadar untuk lingkungannya masing-masing,” pungkasnya.











