SUNGAILIAT LBC – Pemerintah Kabupaten Bangka menggelar audiensi bersama para pelaku usaha di wilayah setempat, di Rumah Dinas Bupati Bangka, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan memaksimalkan pemanfaatan dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) untuk kepentingan masyarakat.
Pertemuan ini dipimpin langsung Bupati Bangka Fery Insani, didampingi Plt. Sekda Kabupaten Bangka Asep Setiawan serta Kepala Dinas Sosial Baharuddin Bafa.
Bupati Fery Insani menyampaikan bahwa menjamin pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan, merupakan kewajiban utama pemerintah.
Namun keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan dalam upaya mencapai Universal Health Coverage (UHC) secara optimal.
“Kami tidak punya pilihan lain, seluruh warga harus masuk dalam jaminan kesehatan.
Oleh karena itu saya mengajak dan menghimbau para pelaku usaha untuk turut berpartisipasi melalui dana CSR membantu membayar premi BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang kurang mampu,” ajaknya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka Baharuddin Bafa menjelaskan data kepesertaan JKN di daerah ini: Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditanggung pemerintah pusat sebanyak 66.532 jiwa, pemerintah kabupaten 77.635 jiwa, dan pemerintah provinsi 20.333 jiwa. Sisanya merupakan peserta mandiri.
“Namun saat ini tercatat sebanyak 19.077 jiwa dari kelompok rentan desil 1 hingga 5 berstatus kepesertaan non-aktif.
Secara keseluruhan jumlah peserta non-aktif di Kabupaten Bangka mencapai 50.371 jiwa,” paparnya.
Bupati Fery Insani berharap sinergi ini dapat segera menutup celah perlindungan kesehatan tersebut, sehingga tidak ada warga yang terlewat dari jaminan pelayanan kesehatan.












